Jembatan Ngalau Sikabu Tuntas Dibangun, Petani Durian Bergembira: Akses Ekonomi Masyarakat Kini Lebih Mudah

Berita, Daerah, Terbaru127 Dilihat

Pesisir Selatan, InvestigasiPublik.com– Kabar gembira datang dari masyarakat Kampung Ngalau Sikabu, Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Pembangunan jembatan Ngalau Sikabu yang selama ini dinantikan masyarakat kini telah tuntas dikerjakan.

Pantauan media ini di lapangan terlihat, pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Pesisir Selatan, dengan kegiatan pembangunan Jembatan Ngalau Sikabu.

Berdasarkan dokumen Surat Perintah Kerja (SPK), proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp366.834.460.

Pelaksana pekerjaan adalah CV Rinzi Karya Mandiri, sementara pengawasan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan.

Selanjutnya, jemmbatan dengan panjang sekitar 15 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat setempat, terutama dalam menunjang kelancaran mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Informasi dihimpun, rammpungnya pembangunan jembatan ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya para petani durian yang selama ini membutuhkan akses transportasi memadai untuk membawa hasil perkebunan mereka.

Bagi petani, keberadaan jembatan bukan sekadar penghubung antarkawasan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian menuju pasar maupun tempat penjualan.

Sebelumnya, keterbatasan akses menjadi salah satu tantangan dalam aktivitas masyarakat. Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, diharapkan perjalanan warga menjadi lebih lancar, aman, dan efisien.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska, mengatakan, pihaknya terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur jembatan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik pekerjaan, tetapi juga bagaimana keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap jembatan Ngalau Sikabu ini dapat mendukung kelancaran mobilitas warga, khususnya petani dalam mengangkut hasil perkebunan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

Salah seorang Petani Durian, Izal (53) mengaku, rampungnya pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar baik bagi petani durian di Kampung Ngalau Sikabu.

“Kami sebagai petani tentu sangat bersyukur jembatan ini sudah selesai dibangun. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk membawa hasil kebun durian. Dengan akses yang lebih baik, kami berharap aktivitas mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah dan tidak lagi mengalami kesulitan seperti sebelumnya,” ujarnya.

Para petani berharap pembangunan infrastruktur seperti ini terus menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat sektor perkebunan merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.

Ia menambahkan, tuntasnya pembangunan jembatan Ngalau Sikabu menjadi salah satu bentuk pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah nagari.

Jembatan yang memiliki panjang sekitar 15 meter tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas masyarakat, memperlancar aktivitas perkebunan, serta membuka peluang peningkatan perekonomian warga.

Kata Izal, masyarakat berharap pemerintah daerah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi, pemeliharaan, dan keberlanjutan manfaat infrastruktur bagi masyarakat.

Dengan demikian, pembangunan jembatan Ngalau Sikabu bukan hanya menjadi penghubung wilayah, melainkan juga diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kampung Ngalau Sikabu, Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan,(min)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *