Bus PO Eva Star Palembang–Padang Terbakar di Bandar Buat, 24 Orang Selamat

Berita, Peristiwa, Terbaru203 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com – Satu unit bus PO Eva Star jurusan Palembang–Padang terbakar di Jalan Raya Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Seluruh 24 orang di dalam bus dilaporkan selamat.

Bus bernomor polisi BG 7459 OI itu dikemudikan Ronaldi (43). Kendaraan melaju dari arah Solok menuju pusat Kota Padang saat kebakaran terjadi di dekat jembatan rel kereta api.

Api pertama kali diketahui Zainal (52), seorang pedagang setempat. Ia melihat percikan api muncul dari roda kanan belakang bus. Api kemudian membesar dan merambat ke bagian bodi samping kendaraan.

Menyadari adanya kebakaran, sopir segera menepikan bus dan meminta seluruh penumpang keluar untuk menyelamatkan diri. Bus tersebut membawa 22 penumpang, satu kernet, dan satu sopir.

Menurut keterangan sopir, bus berangkat dari Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Ia mengaku merasakan kejanggalan pada sistem pengereman saat melintasi kawasan depan Pasar Bandar Buat.

Gangguan pada rem diduga memicu panas berlebih hingga menyebabkan ban belakang kanan terbakar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Warga bersama petugas melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang kemudian tiba untuk memadamkan api.

Personel Polsek Lubuk Kilangan yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Adha Tawar turut mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas. Proses pemadaman dan evakuasi sempat menyebabkan lalu lintas tersendat sekitar 30 menit.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.45 WIB.

Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Dedi Arma, SH, MH, mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Seluruh penumpang dan kru bus dinyatakan selamat, sementara situasi di lokasi kembali aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *