DPRD Padang Panjang Soroti Kualitas Layanan Perumda Air Minum

Berita, Politik, Terbaru306 Dilihat

Padang Panjang , InvestigasiPublik.com – Peningkatan kualitas layanan air minum menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Padang Panjang dalam pembahasan Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah ke dalam Modal Perumda Air Minum Tirta Serambi.

Lima fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umum terhadap Ranperda tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang Panjang, Jumat (2/10/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat DPRD dan dipimpin Ketua DPRD Imbral.

Wakil Ketua DPRD Mardiansyah dan Nurafni Fitri turut mendampingi pimpinan rapat. Rapat juga dihadiri Wali Kota Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra, anggota DPRD, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Padang Panjang.

Fraksi PBB-PKS, PAN, NasDem, Gerindra, dan Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa menyampaikan sejumlah catatan terhadap rencana penyertaan modal kepada Perumda Air Minum Tirta Serambi.

Salah satu perhatian DPRD berkaitan dengan kepastian hukum penyertaan modal. Aspek legal dinilai perlu dipastikan agar seluruh proses pengelolaan modal daerah berjalan sesuai ketentuan.

Fraksi-fraksi juga meminta verifikasi dan validasi terhadap akumulasi aset serta dukungan pemerintah yang nilainya sekitar Rp26,64 miliar. Pencatatan dan status aset perlu diperjelas sebagai bagian dari proses penyertaan modal.

Selain aset, kinerja Perumda Air Minum Tirta Serambi turut menjadi sorotan. Fraksi-fraksi meminta adanya target kinerja yang terukur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas dukungan pemerintah daerah.

Peningkatan kualitas pelayanan air minum juga menjadi perhatian. Perumda diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih baik dan dapat diandalkan masyarakat.

Gangguan distribusi air diminta menjadi salah satu persoalan yang ditangani secara serius. Perbaikan pelayanan diperlukan agar kebutuhan masyarakat terhadap air minum dapat terpenuhi secara lebih optimal.

Fraksi-fraksi juga mendorong upaya mengurangi tingkat kebocoran air. Perbaikan tata kelola dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan perusahaan daerah.

Pemanfaatan digitalisasi melalui SIPASTI turut didorong dalam pengelolaan pelayanan air minum. Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan efektivitas pengelolaan dan pelayanan kepada pelanggan.

Dukungan modal pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada penguatan kondisi perusahaan. Penyertaan modal juga diharapkan diikuti peningkatan kinerja, kualitas pelayanan, serta kontribusi Perumda Air Minum Tirta Serambi terhadap pendapatan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *