Pasaman Barat, InvestigasiPublik.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memastikan tahapan seleksi bakal calon Wali Nagari berjalan murni berdasarkan kemampuan dan kejujuran.
Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Doddy San Ismail saat meninjau langsung pelaksanaan ujian Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8/2026).
Sekda Doddy menegaskan tidak ada rekayasa atau permainan dalam proses ini.
“Semuanya adil dan jujur. Kami pantau secara langsung setiap jawaban yang dikerjakan peserta,” ucapnya.
Ujian berdurasi 90 menit dengan 100 butir soal. Guna menjaga objektivitas, panitia menyiapkan 1.000 variasi soal yang berbeda di setiap sesinya agar tidak bocor atau terprediksi.
Doddy mengimbau peserta tetap tenang, berdoa, bekerja jujur, dan terima hasil dengan lapang dada sebagai proses demokrasi yang sehat. Proses ini bertujuan melahirkan pemimpin nagari yang kompeten dan terpercaya.
Data Peserta & Mekanisme
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan seleksi CBT tersebut diikuti 147 peserta dari 22 nagari.
Menurutnya, ujian dilaksanakan dalam lima sesi selama dua hari sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Pengaturan sesi dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan penggunaan fasilitas komputer berlangsung optimal.
Hasil CBT akan menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan peserta yang masuk lima besar untuk mengikuti proses pencalonan wali nagari di wilayah masing-masing,” ujar Syaikhul. (*/min)






