Payakumbuh, InvestigasiPublik.com – Inovasi pengolahan sampah organik menjadi pupuk lewat Rumah Kompos Sago Mandiri yang dikembangkan AIPTU Mulia Raja, personel Polres Payakumbuh, mendapat sorotan positif.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Lima Puluh Kota, perwira staf, kelompok tani, dan warga melakukan peninjauan langsung ke lokasi di Kenagarian Situjuh Banda Dalam, Jumat (14/8/2026).
Kunjungan ini menyusul nama AIPTU Mulia Raja masuk dalam nominasi Kompolnas Awards, apresiasi bagi anggota Polri berintegritas, berdedikasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan bertujuan memantau proses pengolahan serta manfaat inovasi tersebut bagi lingkungan dan warga sekitar, khususnya petani.
Kapolres Payakumbuh menilai, kehadiran rumah kompos ini adalah bukti nyata kepedulian personel di luar tugas pokok kepolisian.
“Ini bentuk inovasi lahir dari kepedulian lingkungan dan sosial. AIPTU Mulia Raja membuktikan Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Irwan Andeta.
Pengolahan sampah organik menjadi pupuk membawa manfaat ganda: mengurangi masalah sampah lingkungan sekaligus menyediakan sarana pertanian ramah lingkungan bagi kelompok tani. “Sampah yang tak bernilai diubah jadi berguna. Ini bukan sekadar bangunan, melainkan proses pemberdayaan warga,” tegasnya.
Dukungan Masyarakat dan Harapan Keberlanjutan
Dalam peninjauan, rombongan melihat langsung aktivitas pengolahan dan berdialog dengan kelompok tani yang memanfaatkan hasilnya. Inovasi ini tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan.
Nominasi Kompolnas Awards menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Payakumbuh. “Kami dukung penuh agar inovasi ini terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas,” tambah Kapolres.
Rumah Kompos Sago Mandiri diharapkan tak sekadar inovasi personal, tapi tumbuh menjadi model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dalam pengelolaan sampah dan dukungan pertanian. Kiprah ini membuktikan pengabdian Polri dapat diwujudkan lewat berbagai cara, termasuk mengubah masalah lingkungan menjadi peluang kemaslahatan umat. (min)






