Galodo Terjang Arosuka, Wagub Sumbar Minta Pemkab Solok Siapkan Kantor Pelayanan Darurat

Berita, Peristiwa, Terbaru756 Dilihat

Solok, InvestigasiPublik.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy meminta Pemerintah Kabupaten Solok segera menyiapkan kantor pelayanan terpadu darurat untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan setelah banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka.

Permintaan itu disampaikan Vasko saat meninjau kawasan terdampak bencana di Kabupaten Solok, Selasa (22/9/2026).

Menurut Vasko, keberlangsungan pelayanan publik harus tetap menjadi perhatian meski sejumlah fasilitas pemerintahan terdampak bencana. Kondisi darurat, kata dia, tidak boleh menyebabkan masyarakat kehilangan akses terhadap layanan pemerintahan.

“Kita minta pemerintah kabupaten segera siapkan kantor pelayanan terpadu darurat. Jangan sampai karena kantor terdampak bencana, pelayanan kepada masyarakat ikut berhenti. Pemerintahan harus tetap berjalan dan masyarakat tetap harus dilayani,” tegas Vasko.

Ia meminta perangkat daerah terkait segera mengidentifikasi lokasi yang aman dan representatif untuk dijadikan pusat pelayanan sementara.

Kantor pelayanan darurat tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan sejumlah layanan dasar pemerintahan selama proses rehabilitasi fasilitas yang terdampak bencana berlangsung.

Selain memastikan pelayanan publik, Vasko juga mengingatkan masyarakat yang berada di kawasan rawan agar sementara waktu mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Imbauan tersebut disampaikan karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah Kabupaten Solok.

“Kita minta masyarakat jangan mengambil risiko. Kalau memang berada di lokasi yang rawan, untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman. Keselamatan masyarakat harus menjadi yang utama,” ujarnya.

Vasko juga meminta pemerintah daerah bersama unsur kebencanaan memastikan lokasi pengungsian aman dan mampu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan serta tidak kembali ke kawasan rawan sebelum dinyatakan aman.

Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus dan Koto Gaek Guguak, Arosuka, Kecamatan Gunung Talang. Bencana tersebut berdampak terhadap permukiman warga dan sejumlah fasilitas pemerintahan.

Data sementara mencatat sejumlah warga mengalami luka-luka, sedangkan puluhan warga lainnya telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Rumah Dinas Wakil Bupati Solok dimanfaatkan sebagai salah satu lokasi pengungsian, sementara dapur umum disiagakan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.

Di lapangan, tim gabungan masih melakukan pembersihan material dan membuka akses yang terdampak bencana. Alat berat juga disiagakan untuk menangani material sedimen sekaligus mengantisipasi dampak lanjutan apabila hujan deras kembali terjadi.

Vasko menegaskan penanganan bencana harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

Pada saat yang sama, aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik harus tetap berjalan melalui langkah-langkah darurat yang dapat segera dilaksanakan pemerintah daerah.