Evan Pimpin KNPI Tanah Datar, 38 OKP Dihimpun dalam Gerakan Pemuda

Daerah113 Dilihat

investigasipublik.com // Tanah Datar

Tantangan besar menanti kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2029. Dengan kekuatan 38 organisasi kepemudaan yang berhimpun di dalamnya, KNPI dituntut tidak sekadar menjadi wadah berhimpun, tetapi juga mampu melahirkan gerakan nyata dan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Sebanyak 83 pengurus resmi dilantik oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, di Ballroom Emersia Hotel Batusangkar, Minggu (1/11/2026).

Kepengurusan baru tersebut dipimpin Evan Muhammad Rizal sebagai ketua, Kamila Hesti sebagai sekretaris, dan Afdi Bima sebagai bendahara.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran pengurus KNPI Sumatera Barat, serta sejumlah undangan lainnya.

Wakil Bupati Ahmad Fadly dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap momentum tersebut tidak berhenti sebatas seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal lahirnya gagasan dan gerakan kepemudaan yang produktif.

Menurutnya, KNPI memiliki posisi strategis sebagai rumah besar pemuda untuk membangun kolaborasi, mengembangkan potensi, sekaligus menjadi ruang penyampaian ide-ide konstruktif bagi kemajuan Tanah Datar.

“Dengan dilantiknya 83 pengurus, KNPI Tanah Datar diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi pemuda untuk berorganisasi, membangun kolaborasi, serta menyampaikan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan daerah,” ujar Ahmad Fadly.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara KNPI, pemerintah daerah, dan seluruh organisasi kepemudaan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing dalam menyongsong Pemuda Emas 2035.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumatera Barat Nanda Satria mengingatkan agar kepengurusan baru mampu mengambil peran aktif dalam mendorong kemajuan daerah.

Ia berharap KNPI Tanah Datar tidak hanya disibukkan dengan aktivitas internal organisasi, tetapi juga mampu melahirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Selamat atas pelantikan pengurus yang baru. Semoga dapat memajukan Tanah Datar ke depan melalui peran pemuda dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah,” katanya.

Menurut Nanda, keberhasilan organisasi kepemudaan tidak semata-mata diukur dari struktur kepengurusan, melainkan dari kemampuan menghadirkan program yang memberikan dampak nyata sesuai visi dan misi organisasi.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra berharap kepemimpinan Evan Muhammad Rizal mampu membangun kekompakan dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah.

Ia mengingatkan bahwa KNPI harus benar-benar menjalankan fungsinya sebagai wadah berhimpun berbagai organisasi kepemudaan, bukan sekadar organisasi formal yang berjalan tanpa gerakan bersama.

Kebersamaan, komunikasi, dan kolaborasi antarpemuda dinilai menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan Tanah Datar.

Di sisi lain, Ketua DPD KNPI Tanah Datar periode sebelumnya, Bayu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya mengemban amanah organisasi.

Ia berharap soliditas organisasi kepemudaan tetap terjaga dan seluruh elemen pemuda memberikan dukungan kepada kepengurusan baru.

Ketua DPD KNPI Tanah Datar terpilih, Evan Muhammad Rizal, juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program kerja KNPI selama periode kepemimpinannya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelantikan, Yoga Arya Yudhistira, melaporkan bahwa pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah (Musda) XIV DPD KNPI Kabupaten Tanah Datar yang digelar di Gedung Islamic Center, Pagaruyung.

Ia menyebutkan, kepengurusan periode 2026–2029 melibatkan kader dari 38 organisasi kepemudaan di Kabupaten Tanah Datar.

Dengan kekuatan tersebut, KNPI Tanah Datar memiliki pekerjaan besar untuk merawat keberagaman organisasi, menyatukan visi, dan menggerakkan potensi pemuda agar tidak terjebak dalam dinamika internal semata.

Sebab, keberhasilan sebuah kepengurusan bukan diukur dari banyaknya orang yang dilantik atau megahnya seremoni, melainkan dari karya, program, dan kontribusi konkret yang mampu dirasakan masyarakat.

Kini, tantangan bagi Evan Muhammad Rizal dan seluruh jajaran pengurus adalah membuktikan bahwa KNPI benar-benar menjadi kekuatan pemuda yang mampu mengambil bagian dalam pembangunan Tanah Datar. (DA76)