Dony Oskaria: Pelayanan Publik Jadi Parameter Utama Direksi BUMN

Berita, Nasional, Terbaru235 Dilihat

Jakarta, InvestigasiPublik.com – Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi parameter utama bagi direksi badan usaha milik negara (BUMN), bukan hanya pencapaian finansial.

Penegasan itu disampaikan Dony dalam acara Danantara Indonesia CX100 Award 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

“Parameter bagi seluruh direksi BUMN bagi saya adalah seberapa besar mereka mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik, tidak hanya finansial,” tegas Dony.

Menurutnya, kualitas pelayanan berperan penting dalam memenangkan persaingan bisnis sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan. BUMN perlu memberikan layanan terbaik agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

“Orang yang memenangkan persaingan adalah orang yang memberikan pelayanan yang baik,” ujarnya.

Dony mengatakan, perubahan lingkungan bisnis dan persaingan yang semakin ketat menuntut BUMN terus beradaptasi. Pelayanan yang buruk dapat memengaruhi kepercayaan pelanggan dan keberlangsungan usaha.

“Kita tidak lagi hidup di zaman 20 tahun yang lalu, ketika kita tidak memiliki kompetitor. Kita tidak bisa main-main dengan pelayanan,” katanya.

Ia meminta direksi BUMN menjadikan kualitas pelayanan sebagai bagian penting dari strategi perusahaan. Orientasi bisnis, menurutnya, tidak cukup hanya mengukur keberhasilan dari sisi finansial, tetapi juga harus memperhatikan pengalaman masyarakat saat menggunakan layanan BUMN.

Sejalan dengan arahan tersebut, BP BUMN bersama Danantara Indonesia mendorong penguatan standar pelayanan dan budaya kerja yang berorientasi pada pelanggan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati.

Upaya itu diwujudkan melalui Danantara Indonesia CX100 Award 2026, yang mendorong peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor BUMN. Penilaian penghargaan tersebut menggunakan tiga indikator utama, yakni Effectiveness atau ketepatan layanan, Ease atau kemudahan layanan, dan Emotion atau kenyamanan pelanggan.

CX100 Award 2026 mencakup kategori Grand Champion, delapan Sector Champions, serta peringkat Top 100 BUMN. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meraih penghargaan Grand Champion.

Dony menegaskan, penghargaan tersebut bukan semata-mata ajang untuk menentukan perusahaan yang menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan membangun pola pikir bahwa pelayanan merupakan faktor penting bagi keberlanjutan perusahaan.

“Jangan melihat siapa menang dan siapa kalah. Paling penting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan menjadi kunci untuk membuat perusahaan kita berkelanjutan ke depannya,” ungkapnya.

Ia berharap CX100 Award mendorong seluruh BUMN terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, terutama masyarakat sebagai pengguna layanan publik.

“Kita punya komitmen yang sama untuk melakukan transformasi di sisi pelayanan yang dilakukan oleh BUMN kita. Ini adalah bentuk kontribusi kita kepada bangsa,” tutup Dony.

Melalui sinergi BP BUMN dan Danantara Indonesia, transformasi pelayanan diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan manfaat layanan BUMN bagi masyarakat.