Atlet Silat Solok Selatan Sumbang Medali di Porprov Sumbar, Cenzio Bidik Pra-PON 2028

Berita, Olahraga, Terbaru181 Dilihat

Solok Selatan, InvestigasiPublik.com – Atlet pencak silat Kabupaten Solok Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Cenzio Toviano berhasil meraih medali emas, sedangkan Laura Valensah Fitri menyumbangkan medali perunggu pada pertandingan yang berlangsung Kamis (8/10/2026).

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi kontingen pencak silat Solok Selatan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan dan latihan yang dijalani para atlet selama ini.

Pelatih pencak silat Solok Selatan, Rahmad Fauzi, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah tampil maksimal di gelanggang.

Menurutnya, raihan medali tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan latihan intensif yang dijalani atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Porprov XVI Sumbar 2026.

“Hasil ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan latihan intensif yang telah dijalani para atlet selama ini. Kami sangat bangga mereka bisa tampil lepas dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Solok Selatan. Prestasi ini juga jadi motivasi besar bagi kami untuk terus konsisten melakukan pembinaan pencak silat muda ke depannya,” ujar Rahmad Fauzi.

Ia berharap para atlet tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Rahmad menjelaskan, atlet berpeluang mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) sebagai bagian dari persiapan menuju babak kualifikasi PON. Namun, Cenzio harus terlebih dahulu melewati seleksi untuk dapat menembus Pelatda dan bersaing memperebutkan kesempatan tampil pada Pra-PON.

Di tengah pencapaian tersebut, Rahmad mengakui pembinaan atlet pencak silat masih menghadapi sejumlah keterbatasan. Ia berharap KONI Kabupaten Solok Selatan dapat meningkatkan dukungan terhadap kebutuhan latihan dan pembinaan atlet, termasuk penyediaan peralatan serta program pengembangan bagi atlet berprestasi dan calon atlet baru.

“Dengan segala keterbatasan, kami akan terus berjuang untuk mempersiapkan atlet ke depannya. Semoga pihak KONI dapat meningkatkan penunjang latihan, seperti peralatan dan pembinaan bagi atlet-atlet berprestasi, sekaligus membantu menciptakan atlet-atlet baru di cabang olahraga pencak silat,” katanya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat para atlet untuk berjuang dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.

“Masalah anggaran tidak menyurutkan semangat atlet untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Solok Selatan,” tutup Rahmad Fauzi.

Raihan medali pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, sehingga pencak silat Solok Selatan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat nasional.

(Livia Valentina)