600 Pelajar SD dan SMP Padang Terima Reward Program Smart Surau

Berita, Daerah, Terbaru304 Dilihat

Padang, InvestigasiPublik.com — Sebanyak 600 pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Padang menerima penghargaan atau reward triwulan III atas keaktifan mereka mengikuti kegiatan Subuh Mubarokah dalam Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dalam rangkaian Wirid Gabungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang di Masjid Agung Nurul Iman, Jumat (2/10/2026).

Dari 600 pelajar penerima reward, sebanyak 300 siswa SD dan 300 siswa SMP. Masing-masing menerima uang tunai sebesar Rp300 ribu sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan mengikuti kegiatan tersebut.

Penyerahan penghargaan itu turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang Yasril, Ketua Baznas Kota Padang Yuspardi, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang.

Maigus Nasir mengatakan pemberian reward tidak hanya dimaksudkan sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai dorongan agar para pelajar tetap konsisten mengikuti kegiatan Subuh Mubarokah.

“Saya berharap anak-anak yang hari ini menerima reward tetap konsisten, disusul peserta didik lainnya. Ke depan, reward juga akan diberikan kepada guru dan orang tua yang aktif mendampingi mereka,” ujar Maigus.

Menurut Maigus, keterlibatan guru dalam pelaksanaan Smart Surau perlu terus diperkuat. Guru SD dan SMP diharapkan tidak hanya berperan sebagai tenaga pendidik di sekolah, tetapi juga ikut mendampingi siswa dalam pelaksanaan salat Subuh berjamaah.

Pendampingan tersebut, kata dia, penting agar guru dapat menjadi teladan sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik dalam menjalankan kegiatan keagamaan secara konsisten.

Maigus juga mengajak ASN dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bersama-sama memperkuat pelaksanaan Smart Surau. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sarana dalam membentuk generasi Kota Padang yang memiliki nilai keagamaan, kecerdasan, dan karakter yang baik.

“Jadikan wirid ini bukan sekadar rutinitas atau formalitas absensi, tetapi sarana memperkuat nilai-nilai agama dalam kepribadian dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menegaskan, Wirid Gabungan Pemko Padang yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu memberikan dampak terhadap peningkatan pengamalan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Ke depan, mari kita dukung dan wujudkan bersama cita-cita ini untuk menjadikan generasi Kota Padang yang beriman, cerdas dan berkarakter mulia,” tutupnya.