Jakarta, InvestigasiPublik.com — Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Perum Perhutani mengajak masyarakat turut menjaga dan merawat kelestarian hutan. Ajakan tersebut disampaikan seiring pentingnya keberadaan hutan bagi kehidupan manusia dan keseimbangan lingkungan.
Pesan itu disampaikan melalui unggahan resmi Instagram BUMN, @bumn_id, yang menyoroti berbagai manfaat hutan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Hutan mungkin tidak kita tinggali, tapi manfaatnya kita rasakan setiap hari,” tulis akun resmi BUMN dalam unggahan tersebut.
Dalam unggahan itu disebutkan, hutan tidak hanya menjadi habitat bagi tumbuhan dan satwa, tetapi juga memiliki fungsi penting dalam menjaga tata air, menyerap dan menyimpan karbon, mempertahankan kualitas lingkungan, serta mendukung kehidupan masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Meski tidak seluruh masyarakat tinggal di kawasan hutan, manfaat ekologisnya tetap dirasakan secara luas. Ketersediaan air, kualitas udara, hingga keberlangsungan ekosistem merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari fungsi hutan.
BP BUMN juga menekankan bahwa menjaga hutan bukan sekadar mempertahankan keberadaan pepohonan. Pengelolaan hutan mencakup penanaman dan pemeliharaan, perlindungan kawasan, rehabilitasi lahan, konservasi alam, serta pelibatan masyarakat.
Sementara itu, Perhutani menjalankan sejumlah program pengelolaan hutan di wilayah Jawa dan Madura. Program tersebut antara lain rehabilitasi lahan kritis, perlindungan dan konservasi kawasan hutan, pengembangan agroforestry, serta pengembangan Hutan Rakyat bersama masyarakat.
Pengelolaan secara berkelanjutan dinilai penting agar fungsi hutan sebagai penyangga lingkungan tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hutan memiliki peran dalam menyerap air hujan dan menjaga tata air, menyimpan karbon, membantu mempertahankan kualitas lingkungan, serta menyediakan habitat bagi keanekaragaman hayati.
Karena itu, BP BUMN dan Perhutani mengajak masyarakat tidak hanya melihat hutan sebagai kawasan yang harus dilindungi, tetapi juga sebagai sumber daya alam yang keberlangsungannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Menjaga hutan berarti menjaga air, udara, kehidupan, dan masa depan generasi mendatang. Cipta Hutan Lestari, Menjaga Hutan, Menjaga Kehidupan,” tulis BP BUMN.
(Nov)
