Jakarta, InvestigasiPublik.com — Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama sejumlah perusahaan BUMN menyalurkan tali kasih kepada keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang menjadi korban insiden Arupadahtu I saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Informasi tersebut disampaikan BP BUMN melalui akun Instagram resmi @bumn_id. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban yang tengah menghadapi masa duka.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Gedung BP BUMN, Jakarta, pada 24 September 2026. Wakil Kepala BP BUMN II Tedi Bharata bersama perwakilan direksi sejumlah BUMN menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga korban.
Sejumlah perusahaan BUMN yang terlibat dalam pemberian bantuan tersebut antara lain Perum LPPNPI, Peruri, Perum Jasa Tirta I, Perum Jasa Tirta II, Pelindo, Jasa Marga, ASDP Indonesia Ferry, PTPN IV, dan Antara ETP.
BP BUMN menyebut keterlibatan sejumlah perusahaan tersebut merupakan bentuk gotong royong untuk membantu keluarga yang terdampak musibah.
“Kolaborasi ini menjadi wujud kepedulian dan gotong royong BUMN untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdampak musibah,” tulis BP BUMN dalam unggahannya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga korban sekaligus menjadi bentuk solidaritas keluarga besar BUMN dalam menghadapi situasi duka.
Insiden Arupadahtu I terjadi ketika para korban menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Peristiwa tersebut menimpa lima jurnalis dan tiga awak kapal yang berada dalam satu perjalanan.
BP BUMN menyatakan dukungan kemanusiaan kepada keluarga korban menjadi bagian dari kepedulian BUMN terhadap masyarakat yang terdampak musibah.
