Pemkab Agam Salurkan Rp75 Juta dan Sembako untuk Korban Galodo Solok

Berita, Peristiwa, Terbaru388 Dilihat

Solok, InvestigasiPublik.com — Kepedulian antardaerah terhadap masyarakat terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok terus berdatangan. Pemerintah Kabupaten Agam menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak melalui Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka, Kamis (24/9/2026).

Bantuan yang dibawa rombongan Pemerintah Kabupaten Agam tersebut berupa uang tunai sebesar Rp75 juta dan sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Solok Jon Firman Pandu untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Jon Firman Pandu menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Agam. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi dukungan moril bagi warga yang tengah menghadapi dampak bencana.

“Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Agam. Bantuan dan perhatian ini merupakan bentuk nyata solidaritas antardaerah sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Jon.

Ia mengatakan, penanganan dampak bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, lembaga, organisasi, dunia usaha hingga masyarakat diharapkan dapat bersinergi membantu penanganan dan proses pemulihan.

Sementara itu, Bupati Agam menyampaikan duka cita atas bencana galodo yang melanda Kabupaten Solok, khususnya kawasan Arosuka.

Menurutnya, kedatangan rombongan sekaligus penyerahan bantuan merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Agam terhadap warga yang terdampak.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menangani kondisi darurat dan pemulihan pascabencana.

Pertemuan kedua kepala daerah tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, jajaran Asisten Pemerintah Kabupaten Solok, serta Ketua Baznas Kabupaten Solok.

Penyerahan bantuan kemudian diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.