Evaluasi LBS Sumut, Desa Sengon Sari Asahan Dorong Budaya Hidup Bersih dan Sehat

Berita, Terbaru271 Dilihat

Asahan, InvestigasiPublik.com — Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat terus didorong melalui keterlibatan masyarakat. Hal itu terlihat dalam evaluasi Lomba Desa Terbaik Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) tingkat Provinsi Sumatera Utara di Desa Sengon Sari, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Rabu (23/9/2026).

Desa Sengon Sari menjadi wakil Kabupaten Asahan dalam evaluasi yang digelar di Kantor Desa Sengon Sari tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.

Tim Evaluasi LBS Provinsi Sumatera Utara dipimpin Rina Hafni Lubis. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP, anggota DPRD Asahan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Aek Kuasan, Forkopimcam, pemerintah desa serta unsur TP PKK.

Staf Ahli I TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Juniar S. Pane, mengatakan evaluasi LBS tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum pembinaan bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran tim evaluasi provinsi menjadi kesempatan bagi masyarakat Desa Sengon Sari untuk menunjukkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam menata lingkungan sekaligus mendapatkan masukan untuk perbaikan.

“Program LBS dan PHBS merupakan bagian dari 10 Program Pokok PKK. Karena itu, pembiasaan hidup bersih dan sehat harus dilakukan secara terus-menerus dengan melibatkan masyarakat,” ujarnya.

Juniar berharap Desa Sengon Sari mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama Kabupaten Asahan pada evaluasi tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Dukungan terhadap pelaksanaan evaluasi juga disampaikan Wakil Bupati Asahan Rianto. Ia mengapresiasi Tim Evaluasi Provinsi Sumatera Utara yang datang secara langsung melihat berbagai kegiatan masyarakat di Desa Sengon Sari.

Rianto menyebut Desa Sengon Sari merupakan salah satu desa yang dinilai memiliki capaian baik dalam pelaksanaan program LBS di Kabupaten Asahan.

Namun, ia mengingatkan agar berbagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tidak hanya dilakukan ketika mengikuti perlombaan.

“Kebersihan dan kesehatan lingkungan” diharapkan terus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi LBS Provinsi Sumatera Utara Rina Hafni Lubis menjelaskan bahwa penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta LBS diarahkan untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan masyarakat.

Menurut Rina, evaluasi tidak hanya melihat kondisi fisik atau hasil yang tampak di lapangan. Keterlibatan masyarakat serta kerja nyata dalam menjaga dan membangun lingkungan juga menjadi bagian yang diperhatikan.

Ia mengajak seluruh unsur masyarakat Desa Sengon Sari untuk terus bergerak bersama dalam menjaga lingkungan.

Penerapan PHBS dan LBS, kata Rina, perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan evaluasi, tetapi dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Aek Kuasan, Ketua TP PKK Desa Sengon Sari beserta pengurus serta sejumlah tamu undangan lainnya.